Komisi Nasional Hak Asasi Manusia mendesak Kepolisian Nasional

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia mendesak Kepolisian Nasional, TNI dan pemerintah transparan dalam menyelidiki pembunuhan massal di Kabupaten Nduga, Papua.

jwcash9-Sebuah kelompok pemberontak yang dipimpin oleh Egianus Kogoya diduga membantai 19 pekerja yang disewa oleh perusahaan konstruksi milik negara Istaka Karya untuk mengerjakan proyek jalan trans-Papua di distrik Yigi, kata pihak berwenang.

Kelompok itu, yang diyakini sebagai faksi Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB), juga membunuh seorang anggota TNI dan melukai yang lain pada hari berikutnya.

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Ahmad Taufan Damanik mengatakan bahwa siapa pun yang berada di balik tindakan “brutal dan tidak manusiawi” itu tidak bisa ditoleransi. Dia mengatakan pemerintah harus lebih memperhatikan kasus ini, karena pembunuhan di Papua telah terjadi berulang kali.agenjudi212,

“Kami meminta otoritas penegak hukum untuk segera menangkap dan memproses para tersangka. Kami meminta agar kasusnya setransparan mungkin, ”kata Damanik di kantornya, Rabu.

Dia menambahkan bahwa latar belakang pembunuhan di Papua sering tetap tidak jelas.

Komisi juga meminta agar Presiden Joko “Jokowi” Widodo memastikan perlindungan saksi dan menjamin bahwa biaya untuk pemulihan fisik dan non-fisik korban dan saksi dicakup.

“Saya juga berharap Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban dapat bekerja sama dengan pemerintah untuk menangani masalah ini,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *